USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM:
PEMBUATAN BAKSO BUAH BERGIZI TINGGI, TANPA PENYEDAP DAN
PENGAWET SEBAGAI ALTERNATIF PELUANG USAHA BARU BAGI MAHASISWA
BIDANG KEGIATAN :
PKM-K
DIUSULKAN OLEH :
MOCHAMMAD
KHOZINUDIN ( 14650033 )
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI MAULANA
MALIK IBRAHIM MALANG
2016
HALAMAN PENGESAHAN
1.
Judul
Kegiatan : Pembuatan Bakso Buah Bergizi
Tinggi, Tanpa Penyedap dan Pengawet Sebagai Alternatif Peluang Usaha Baru Bagi Mahasiswa
2.
Bidang
Kegiatan : ( ) PKM-P (√)
PKM-K
( )
PKM-T ( )
PKM-M
3.
Ketua
Pelaksana Kegiatan
a.
Nama
Lengkap : MOCHAMMAD
KHOZINUDIN
b.
NIM : 14650033
c.
Jurusan : Teknik Informatika S-1
d.
Institut : UIN MALANG
e.
Alamat
Rumah : Pasuruan
f.
No.Telp
/ HP : 085749673053
g.
Alamat
Email : khozinnzx@gmail.com
4.
Anggota
Pelakasana : 0
orang
5.
Dosen
Pendamping
a.
Nama
Lengkap dan Gelar : Ali Mahmudi.
b.
NIP :
c.
Alamat
Rumah : Teknik
Informatika UIN Malang
d.
No.Telp
/ HP ` : 081233
180 361
6.
Biaya
Kegiatan Total
a.
Dikti : Rp.
5.985.000,-
b.
Sumber
lain : -
7.
Jangka
Waktu Pelaksanaan : 4
Bulan
Malang, 7 Juni 2016
Menyetujui
Ketua
Jurusan T.Informatika S-1 Ketua
Pelaksana
(Dr.
Cahyo Crysdian) (
Mochammad
Khozinudin)
NIP. 197404162005011022 14650033
A.
JUDUL
Pembuatan Bakso Buah Bergizi
Tinggi, Tanpa Penyedap dan Pengawet Sebagai Alternatif Peluang Usaha Baru Bagi Mahasiswa.
B.
LATAR
BELAKANG
Bakso merupakan salah satu
alternatif makanan yang begitu digemari oleh masyarakat. Semua golongan umur
menyukai makanan tersebut, yakni mulai dari golongan anak-anak, remaja, dewasa
sampai akhirnya orang tua pun menyukai kelezatan bakso. Bakso merupakan salah
satu makanan yang mempunyai dua fungsi sekaligus yakni sebagai lauk yang
dimakan dengan nasi (atau lontong) dan dapat dimakan langsung tanpa nasi. Semua
tentunya disesuaikan dengan selera masing-masing pihak yang hendak menyantap
makanan tersebut.
Untuk dapat menikmati bakso,
tidaklah begitu sukar untuk ditemukan. Bakso sering dijumpai di tempat-tempat
umum, yaitu mulai dari daerah pedesaan dimana
masih banyak kita jumpai makanan hasil olahan secara tradisional, sampai
di daerah pusat perkotaan kita sering menjumpai banyak penjual bakso. Untuk
menikmati santapan tersebut kita juga bisa hanya menunggu di rumah, karena
banyak juga pedagang bakso keliling yang menjajakan bakso hampir disetiap
daerah.
Dari hasil penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan
(2007), sejumlah produk pangan seperti mi basah, tahu, bakso, dan ikan positif
mengandung bahan pengawet formalin. Bahan kimia yang seharusnya dilarang untuk
produk pangan. Fakta ini menuntut kita untuk semakin berhatti-hati karena teror
formalin bukan hanya sekadar potensi, melainkan sudah hadir di sekeliling kita,
bahkan tanpa disadari mungkin sudah hadir di dalam tubuh kita. Konsumen menjadi penuh keraguan dalam
mengonsumsi produk pangan. Tentunya kandungan zat tersebut akan dapat menimbulkan efek yang tidak baik
jika dikonsumsi dalam jangka pendek, misalnya nyeri pada persendian dan kondisi
badan yang terkesan mudah lelah. Sedangkan dalam jangka panjang, zat-zat yang
berbahaya tersebut menyebabkan kanker yang membahayakan manusia bahkan
menyebabkan kematian. Disini kami mencoba menyajikan suatu alternatif dari
hasil olahan bakso berupa pembuatan bakso buah bergizi tinggi, tanpa penyedap
dan pengawet.
Melihat peluang pasar pada saat
ini, usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan
pengawet menarik untuk ditekuni. Usaha pembuatan bakso buah yang bergizi
tinggi, tanpa penyedap dan pengawet tersebut perlu dibuat selain untuk menambah
variasi baru hasil olahan bakso agar lebih menarik juga dapat untuk memenuhi
asupan gizi masyarakat umum. Jadi masyarakat umum dapat secara bebas
mengkonsumsi suatu jenis penganekaragaman bakso yang lezat dan juga sehat dalam
jangka panjang.
Usaha pembuatan pembuatan bakso
buah bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet sangat menjanjikan karena
peminatnya cukup besar. Hasil olahan bakso yang umum dijual pada masyarakat
dapat disajikan dalam model yang lebih menarik dengan penambahan buah segar.
Disamping itu olahan bakso tersebut dibuat tanpa penyedap dan pengawet sebagai
alternatif makanan sehat yang disukai oleh masyarakat. Pembuatan bakso buah
bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet bisa menambah keanekaragaman
makanan khas yang bisa di produksi sesuai permintaan pasar. Keadaan ini
merupakan model pembelajaran/ aplikasi dari mata kuliah yang sudah didapatkan
sebelumnya serta merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi
mahasiswa sebagai pengusaha kecil pada umumnya.
C.
PERUMUSAN MASALAH
Mengacu pada uraian latar belakang di atas, maka rumusan pokok permasalahan
program kreatifitas mahasiswa di jabarkan sebagai berikut:
1.Bagaimana cara
pengolahan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet agar
memiliki nilai jual yang lebih tinggi di masyarakat ?
2.Bagaimana strategi
pemasaran yang harus di terapkan pada usaha pembuatan bakso buah yang bergizi
tinggi, tanpa penyedap dan pengawet ?
3.Apa dampak ekonomis
yang timbul dengan adanya usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa
penyedap dan pengawet ?
D.
TUJUAN
Tujuan yanga ingin di capai dari program kreativitas mahasiswa ini adalah
sebagai berikut:
1.
Untuk mengetahui cara pengolahan bakso buah yang bergizi
tinggi, tanpa penyedap dan pengawet agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi
di masyarakat.
2.
Untuk mengetahui strategi pemasaran yang harus diterapkan
pada usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan
pengawet
3.
Untuk mengetahui dampak ekonomis yabg timbul dengan
adanya usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan
pengawet.
E.
LUARAN YANG DIHARAPKAN
Adapun luaran yang di harapkan dari program kreativitas mahasiswa ini
adalah sebagai berikut:
1.
Terciptanya produk bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa
penyedap dan pengawet agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi di masyarakat.
2.
Terciptanya wahana pelatihan kewirausahaan muda mandiri
bagi mahasiswa.
3.
Terciptanya peluang usaha bagi masyarakat pada umumnya
serta pengusaha kecil pada khususnya.
F.
KEGUNAAN
1.
Menciptakan peluang usaha bagi
masyarakat dan juga bagi mahasiswa
2.
Menciptakan bakso dengan gizi yang baik
serta harga jual yang tinggi
G.
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Pembuatan bakso buah bergizi
tinggi, tanpa penyedap dan pengawet merupakan suatu jenis usaha yang mudah
didirikan di daerah yang memiliki potensi yaitu bahan baku yang mudah di dapat
dan di setiap lokasi yang strategis. Pembuatan bakso tersebut merupakan suatu
inovasi dalam menganekaragamkan makanan yang sehat melalui kombinasi antara
bakso pada umumnya dengan buah segar yang akan menciptakan rasa baru yang lebih
disukai oleh masyarakat. Hal ini senada dengan pendapat salah seorang ahli
jurusan tata boga yang mengemukakan bahwa adanya unsur buah segar adalah cocok
untuk dipadukan dengan aneka hasil olahan makanan, terutama bakso yang begitu
digemari oleh masyarakat (Rudi 2007).
Pembuatan bakso buah bergizi
tinggi, bebas penyedap dan pengawet bisa didirikan di setiap daerah, karena
bakso merupakan salah satu jenis makanan yang mempunyai jaringan pemasaran
strategis (dapat diterima semua pihak). Pembuatan bakso dengan aneka macam rasa
tentunya dapat semakin menarik minat konsumen untuk mengkonsumsi makanan
tersebut. Disini terdapat aspek keunggulan yang tidak dimiliki oleh penjual
bakso pada umumnya, yaitu adanya unsur gizi yang memenuhi persyaratan serta
bebas penyedap dan pengawet. Jadi merupakan salah satu usaha dalam menciptakan
makanan sehat yang disukai oleh masyarakat umum.
Dalam bakso buah bisa dijumpai
aneka buah segar yang menyatu dengan rasa bakso pada umumnya. Sehingga terdapat
cita rasa yang menarik dan berbeda, disinilah letak inovasi dari produk yang
kami usulkan dalam program. Pembuatan bakso tersebut dimulai dengan pengolahan
bahan melalui beberapa proses yaitu: Proses pencucian, penirisan, pembuatan
adonan, penambahan buah segar, perebusan
bahan, penggorengan bahan dan pembuatan kuah. Setelah melalui beberapa proses
di atas, bakso buah buah bergizi tinggi, bebas penyedap dan pengawet untuk di
pasarkan.
Kegiatan pemasaran merupakan
ujung tombak suatu uasaha sehingga lancar tidaknya suatu usaha tergantung dari
cara produk tersebeut di pasarkan. Secara umum, strategi pemasaran awal bakso
buah terbagi melalui beberapa jalur yaitu: pemasangan spanduk dan beberapa
brosur/ selebaran yang dibagikan kepada calon konsumen. Selanjutnya adalah
penjualan langsung kepada konsumen (dijual melalui gerobak dorong) dan melalui
warung yang mempunyai lokasi tetap. Strategi
pemasaran melalui jalur brosur/ selebaran dan spanduk bisa disebut pemasaran tidak
langsung karena bakso buah tidak langsung disajikan di depan calon konsumen,
melainkan ditunjukkan dalam bentuk gambar dan aneka cita rasa yang unik pada
bakso. Dengan strategi pemasaran ini, masyarakat akan mengetahui jenis
penganekaragaman bakso melalui usaha bakso buah yang bergizi tinggi, lezat dan
tanpa pengawet.
Kegiatan pemasaran langsung
kepada konsumen berarti menjual tanpa melalui jasa perantara lain. Cara ini di
lakukan pada perusahaan dengan kapasitas yang kecil atau secara skala rumah
tangga. Keuntungan menggunakan jalur pemasaran ini adalah harga jual lebih
tinggi karena tidak memberikan potongan atau rabat kepada pengecer atau
distributor.
Ketika skala usaha pembuatan
bakso buah bergizi tinggi, tanpa pengawet dan penyedap sudah besar maka
kegiatan pemasarannya akan diperluas dengan membuka cabang di luar kota.
H.
METODE
PELAKSANAAN PROGRAM
Metode pelaksanaan program kreatifitas mahasiswa ini melalui beberapa
prosedur yang dijabarkan sebagai berikut :
1.
Konsultasi dengan pembimbing mengenai proposal PKMK.
2.
Riset Pemasaran.
3.
Membuat rancangan desain dengan rincian: a) Membuat
Inovasi rasa, b) Membuat kemasan, c) Membuat label produk.
4.
Menyiapkan tempat, peralatan dan perlengkapan.
5.
Melakukan kegiatan produksi.
6.
Merintis jaringan pemasaran.
7.
Evaluasi program membuat dan menyusun rencana tindak
lanjut.
8. Membuat laporan
dan menyusun rencana ke depan.
I.
JADWAL
KEGIATAN PROGRAM
Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu empat bulan
dengan rincian sebagai berikut:
|
No
|
Kegiatan
|
Bulan
I
|
Bulan
II
|
Bulan
III
|
Bulan
IV
|
||||||||||||
|
I
|
II
|
III
|
IV
|
I
|
II
|
III
|
IV
|
I
|
II
|
III
|
IV
|
I
|
II
|
III
|
IV
|
||
|
1.
|
Konsultasi
Pembimbing
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Riset
Market
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Menbuat
Rancangan Desain
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
Penyiapan
Tempat
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
Melakukan
Kegiatan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.
|
Merintis
Jaringan Pemasaran
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.
|
Evaluasi
Program
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.
|
Membuat
Laporan Dan RTL
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
J.
RANCANGAN
BIAYA
A. Biaya peralatan
penunjang
a. Ember Plastik 10 buah x @ Rp. 10.000,00 Rp. 100.000,00
b. Mangkok 4 lusin
x @ Rp. 50.000,00 Rp. 200.000,00
c. Sendok 8 lusin x @ Rp. 25.000,00 Rp. 200.000,00
d. Garpu 6 lusin x @ Rp. 25.000,00 Rp. 150.000,00
e. Pisau (setiap mangkok) 40 x @Rp.2.500,00 Rp.
100.000,00
f. Blender 1 buah x @ Rp. 300.000,00 Rp. 300.000,00
g. Sewa Tempat (6 bulan) Rp. 750.000,00
h. Meja 1 buah x Rp. 100.000,00 Rp.
100.000,00
i. Kompor atau tungku 5 x Rp.60.000,00 Rp.
300.000,00
j. Gerobak Rp. 500.000,00
k. Penjapit Bakso 5 buah x Rp. 5000,00 Rp.
25.000,00
l. Panci Rp. 25.000,00
m. Kursi 12 buah x Rp. 25.000,00 Rp.
300.000,00
n. Taplak Meja 5 buah x Rp. 20.000,00 Rp.
100.000,00
o. Sendok Sayur 5 buah
x Rp. 5.000,00 Rp. 25.000,00
p. Etalase 1 unit Rp. 300.000,00
q. Gelas 7 lusin x Rp. 30.000,00 Rp. 210.000,00
r. Tusuk Gigi Rp. 5.000,00
Jumlah Rp.
3.690.000,00
B. Bahan Baku
a. Daging 1,5 kg Rp. 100.000,00
b. Buah (jeruk, apel, rambutan, kelengkeng, dst) Rp.
150.000,00
c. Minyak Tanah (sesuai kebutuhan) Rp. 50.000,00
d. Minyak Goreng 30 Liter x Rp 2.500,- Rp. 75.000,00
e. Tahu 10 buah x Rp. 2.000,- Rp. 20.000,00
f. Sayuran (sesuai
kebutuhan) Rp. 15.000,00
g. Tepung Terigu (sesuai kebutuhan) Rp.
100.000,00
h. Plastik Rp. 10.000,00
i. Aneka Bumbu (sesuai
kebutuhan) Rp 75.000,00
Jumlah Rp. 595.000,00
C.
Biaya Tenaga Kerja
a. Gaji Untuk 2 Karyawan @Rp. 350.000,00 Rp. 700.000,00
b. Biaya Transport Rp. 500.000,00
c. Biaya Spanduk, pamflet dan
stiker Rp. 500.000,00
Jumlah Rp. 1.700.000,00
Total
Biaya Rp. 5.985.000,00
K.
LAMPIRAN
- BIODATA
KETUA dan ANGGOTA KELOMPOK
1. Ketua Pelaksana
a.
Nama Lengkap :
Mochammad Khozinudin
b.
Tempat Tanggal Lahir : Pasuruan, 26 Mei 1997
c.
NIM : 14650033
d.
Fakultas/Program Studi : Teknik Informatika S-1
e.
Perguruan Tinggi : UIN
Malang
f.
Angkatan : 2014
g.
Waktu untuk kegiatan PKM : 7 jam / minggu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar