Senin, 06 Juni 2016

Pembuatan Bakso Buah Bergizi Tinggi, Tanpa Penyedap dan Pengawet Sebagai Alternatif Peluang Usaha Baru Bagi Mahasiswa

­­



USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM:

PEMBUATAN BAKSO BUAH BERGIZI TINGGI, TANPA PENYEDAP DAN PENGAWET SEBAGAI ALTERNATIF PELUANG USAHA BARU BAGI MAHASISWA

BIDANG KEGIATAN :
PKM-K


DIUSULKAN OLEH :

MOCHAMMAD KHOZINUDIN ( 14650033 )

 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI 
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
2016


HALAMAN PENGESAHAN


1.      Judul Kegiatan       : Pembuatan Bakso Buah Bergizi Tinggi, Tanpa Penyedap dan Pengawet Sebagai Alternatif  Peluang Usaha Baru Bagi Mahasiswa
2.      Bidang Kegiatan    : (  ) PKM-P                (√) PKM-K
  (  ) PKM-T                (  ) PKM-M
3.      Ketua Pelaksana Kegiatan
a.         Nama Lengkap            : MOCHAMMAD KHOZINUDIN
b.        NIM                            :  14650033
c.         Jurusan            : Teknik Informatika S-1
d.        Institut                         :  UIN MALANG
e.         Alamat Rumah            :  Pasuruan
f.         No.Telp / HP               : 085749673053
g.        Alamat Email              :  khozinnzx@gmail.com
4.      Anggota Pelakasana           : 0 orang
5.      Dosen Pendamping                       
a.    Nama Lengkap dan Gelar         :  Ali Mahmudi.
b.    NIP                                            : 
c.    Alamat Rumah                          Teknik Informatika UIN Malang
d.   No.Telp / HP `                           081233 180 361
6.      Biaya Kegiatan Total
a.    Dikti                                          : Rp.  5.985.000,-
b.    Sumber lain                                : -
7.      Jangka Waktu Pelaksanaan            : 4 Bulan


                                                                                            Malang, 7 Juni 2016
                      Menyetujui
    Ketua Jurusan T.Informatika S-1                                         Ketua Pelaksana



          (Dr. Cahyo Crysdian)                                                  ( Mochammad Khozinudin)
         NIP. 197404162005011022                                                   14650033                        





A.      JUDUL
Pembuatan Bakso Buah Bergizi Tinggi, Tanpa Penyedap dan Pengawet Sebagai Alternatif  Peluang Usaha Baru Bagi Mahasiswa.
B.       LATAR BELAKANG
Bakso merupakan salah satu alternatif makanan yang begitu digemari oleh masyarakat. Semua golongan umur menyukai makanan tersebut, yakni mulai dari golongan anak-anak, remaja, dewasa sampai akhirnya orang tua pun menyukai kelezatan bakso. Bakso merupakan salah satu makanan yang mempunyai dua fungsi sekaligus yakni sebagai lauk yang dimakan dengan nasi (atau lontong) dan dapat dimakan langsung tanpa nasi. Semua tentunya disesuaikan dengan selera masing-masing pihak yang hendak menyantap makanan tersebut.
Untuk dapat menikmati bakso, tidaklah begitu sukar untuk ditemukan. Bakso sering dijumpai di tempat-tempat umum, yaitu mulai dari daerah pedesaan dimana  masih banyak kita jumpai makanan hasil olahan secara tradisional, sampai di daerah pusat perkotaan kita sering menjumpai banyak penjual bakso. Untuk menikmati santapan tersebut kita juga bisa hanya menunggu di rumah, karena banyak juga pedagang bakso keliling yang menjajakan bakso hampir disetiap daerah.
Dari hasil penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan (2007), sejumlah produk pangan seperti mi basah, tahu, bakso, dan ikan positif mengandung bahan pengawet formalin. Bahan kimia yang seharusnya dilarang untuk produk pangan. Fakta ini menuntut kita untuk semakin berhatti-hati karena teror formalin bukan hanya sekadar potensi, melainkan sudah hadir di sekeliling kita, bahkan tanpa disadari mungkin sudah hadir di dalam tubuh kita.  Konsumen menjadi penuh keraguan dalam mengonsumsi produk pangan. Tentunya kandungan zat tersebut akan dapat menimbulkan efek yang tidak baik jika dikonsumsi dalam jangka pendek, misalnya nyeri pada persendian dan kondisi badan yang terkesan mudah lelah. Sedangkan dalam jangka panjang, zat-zat yang berbahaya tersebut menyebabkan kanker yang membahayakan manusia bahkan menyebabkan kematian. Disini kami mencoba menyajikan suatu alternatif dari hasil olahan bakso berupa pembuatan bakso buah bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet.
Melihat peluang pasar pada saat ini, usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet menarik untuk ditekuni. Usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet tersebut perlu dibuat selain untuk menambah variasi baru hasil olahan bakso agar lebih menarik juga dapat untuk memenuhi asupan gizi masyarakat umum. Jadi masyarakat umum dapat secara bebas mengkonsumsi suatu jenis penganekaragaman bakso yang lezat dan juga sehat dalam jangka panjang.
Usaha pembuatan pembuatan bakso buah bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet sangat menjanjikan karena peminatnya cukup besar. Hasil olahan bakso yang umum dijual pada masyarakat dapat disajikan dalam model yang lebih menarik dengan penambahan buah segar. Disamping itu olahan bakso tersebut dibuat tanpa penyedap dan pengawet sebagai alternatif makanan sehat yang disukai oleh masyarakat. Pembuatan bakso buah bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet bisa menambah keanekaragaman makanan khas yang bisa di produksi sesuai permintaan pasar. Keadaan ini merupakan model pembelajaran/ aplikasi dari mata kuliah yang sudah didapatkan sebelumnya serta merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi mahasiswa sebagai pengusaha kecil pada umumnya.

C.       PERUMUSAN MASALAH
Mengacu pada uraian latar belakang di atas, maka rumusan pokok permasalahan program kreatifitas mahasiswa di jabarkan sebagai berikut:
1.Bagaimana cara pengolahan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi di masyarakat ?
2.Bagaimana strategi pemasaran yang harus di terapkan pada usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet ?
3.Apa dampak ekonomis yang timbul dengan adanya usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet ?

D.      TUJUAN
Tujuan yanga ingin di capai dari program kreativitas mahasiswa ini adalah sebagai berikut:
1.   Untuk mengetahui cara pengolahan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi di masyarakat.
2.   Untuk mengetahui strategi pemasaran yang harus diterapkan pada usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet
3.   Untuk mengetahui dampak ekonomis yabg timbul dengan adanya usaha pembuatan bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet.

E.       LUARAN YANG DIHARAPKAN
Adapun luaran yang di harapkan dari program kreativitas mahasiswa ini adalah sebagai berikut:
1.   Terciptanya produk bakso buah yang bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi di masyarakat.
2.   Terciptanya wahana pelatihan kewirausahaan muda mandiri bagi mahasiswa.
3.   Terciptanya peluang usaha bagi masyarakat pada umumnya serta pengusaha kecil pada khususnya.

F.       KEGUNAAN
1.   Menciptakan peluang usaha bagi masyarakat dan juga bagi mahasiswa
2.   Menciptakan bakso dengan gizi yang baik serta harga jual yang tinggi

G.      GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Pembuatan bakso buah bergizi tinggi, tanpa penyedap dan pengawet merupakan suatu jenis usaha yang mudah didirikan di daerah yang memiliki potensi yaitu bahan baku yang mudah di dapat dan di setiap lokasi yang strategis. Pembuatan bakso tersebut merupakan suatu inovasi dalam menganekaragamkan makanan yang sehat melalui kombinasi antara bakso pada umumnya dengan buah segar yang akan menciptakan rasa baru yang lebih disukai oleh masyarakat. Hal ini senada dengan pendapat salah seorang ahli jurusan tata boga yang mengemukakan bahwa adanya unsur buah segar adalah cocok untuk dipadukan dengan aneka hasil olahan makanan, terutama bakso yang begitu digemari oleh masyarakat (Rudi 2007).
Pembuatan bakso buah bergizi tinggi, bebas penyedap dan pengawet bisa didirikan di setiap daerah, karena bakso merupakan salah satu jenis makanan yang mempunyai jaringan pemasaran strategis (dapat diterima semua pihak). Pembuatan bakso dengan aneka macam rasa tentunya dapat semakin menarik minat konsumen untuk mengkonsumsi makanan tersebut. Disini terdapat aspek keunggulan yang tidak dimiliki oleh penjual bakso pada umumnya, yaitu adanya unsur gizi yang memenuhi persyaratan serta bebas penyedap dan pengawet. Jadi merupakan salah satu usaha dalam menciptakan makanan sehat yang disukai oleh masyarakat umum.
Dalam bakso buah bisa dijumpai aneka buah segar yang menyatu dengan rasa bakso pada umumnya. Sehingga terdapat cita rasa yang menarik dan berbeda, disinilah letak inovasi dari produk yang kami usulkan dalam program. Pembuatan bakso tersebut dimulai dengan pengolahan bahan melalui beberapa proses yaitu: Proses pencucian, penirisan, pembuatan adonan, penambahan buah segar,  perebusan bahan, penggorengan bahan dan pembuatan kuah. Setelah melalui beberapa proses di atas, bakso buah buah bergizi tinggi, bebas penyedap dan pengawet untuk di pasarkan.
Kegiatan pemasaran merupakan ujung tombak suatu uasaha sehingga lancar tidaknya suatu usaha tergantung dari cara produk tersebeut di pasarkan. Secara umum, strategi pemasaran awal bakso buah terbagi melalui beberapa jalur yaitu: pemasangan spanduk dan beberapa brosur/ selebaran yang dibagikan kepada calon konsumen. Selanjutnya adalah penjualan langsung kepada konsumen (dijual melalui gerobak dorong) dan melalui warung yang mempunyai  lokasi tetap. Strategi pemasaran melalui jalur brosur/ selebaran dan spanduk bisa disebut pemasaran tidak langsung karena bakso buah tidak langsung disajikan di depan calon konsumen, melainkan ditunjukkan dalam bentuk gambar dan aneka cita rasa yang unik pada bakso. Dengan strategi pemasaran ini, masyarakat akan mengetahui jenis penganekaragaman bakso melalui usaha bakso buah yang bergizi tinggi, lezat dan tanpa pengawet.
Kegiatan pemasaran langsung kepada konsumen berarti menjual tanpa melalui jasa perantara lain. Cara ini di lakukan pada perusahaan dengan kapasitas yang kecil atau secara skala rumah tangga. Keuntungan menggunakan jalur pemasaran ini adalah harga jual lebih tinggi karena tidak memberikan potongan atau rabat kepada pengecer atau distributor.
Ketika skala usaha pembuatan bakso buah bergizi tinggi, tanpa pengawet dan penyedap sudah besar maka kegiatan pemasarannya akan diperluas dengan membuka  cabang di luar kota.

H.      METODE PELAKSANAAN PROGRAM
Metode pelaksanaan program kreatifitas mahasiswa ini melalui beberapa prosedur yang dijabarkan sebagai berikut :
1.      Konsultasi dengan pembimbing mengenai proposal PKMK.
2.      Riset Pemasaran.
3.      Membuat rancangan desain dengan rincian: a) Membuat Inovasi rasa, b) Membuat kemasan, c) Membuat label produk.
4.      Menyiapkan tempat, peralatan dan perlengkapan.
5.      Melakukan kegiatan produksi.
6.      Merintis jaringan pemasaran.
7.      Evaluasi program membuat dan menyusun rencana tindak lanjut.
8.      Membuat laporan dan menyusun rencana ke depan.

I.       JADWAL KEGIATAN PROGRAM
                Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu empat bulan dengan rincian sebagai berikut:
No
Kegiatan
Bulan I
Bulan II
Bulan III
Bulan IV
I
II
III
IV
I
II
III
IV
I
II
III
IV
I
II
III
IV
1.
Konsultasi Pembimbing
















2.
Riset Market
















3.
Menbuat Rancangan Desain
















4.
Penyiapan Tempat
















5.
Melakukan Kegiatan
















6.
Merintis Jaringan Pemasaran
















7.
Evaluasi Program
















8.
Membuat Laporan Dan RTL

















J.      RANCANGAN BIAYA
A. Biaya peralatan penunjang
        a. Ember Plastik 10 buah x @ Rp. 10.000,00 Rp.   100.000,00
        b. Mangkok     4 lusin x @ Rp. 50.000,00                 Rp.   200.000,00
        c. Sendok 8 lusin x @ Rp. 25.000,00             Rp.   200.000,00
        d. Garpu 6 lusin x @ Rp. 25.000,00               Rp.   150.000,00
        e. Pisau (setiap mangkok) 40 x @Rp.2.500,00           Rp.   100.000,00
        f. Blender 1 buah x @ Rp. 300.000,00                       Rp.    300.000,00
        g. Sewa Tempat (6 bulan)                                           Rp.    750.000,00
        h. Meja 1 buah x Rp. 100.000,00                                Rp.    100.000,00
        i. Kompor atau tungku 5 x Rp.60.000,00                   Rp.   300.000,00
        j.  Gerobak                                                                  Rp.    500.000,00
        k. Penjapit Bakso 5 buah x Rp. 5000,00                     Rp.     25.000,00
        l.  Panci                                                                       Rp.     25.000,00
        m. Kursi 12 buah x Rp. 25.000,00                              Rp.   300.000,00
        n. Taplak Meja 5 buah x Rp. 20.000,00                      Rp.    100.000,00
        o.  Sendok Sayur 5 buah x Rp. 5.000,00                    Rp.      25.000,00
        p. Etalase 1 unit                                                          Rp.    300.000,00
        q. Gelas 7 lusin x Rp. 30.000,00                                 Rp.    210.000,00
        r.  Tusuk Gigi                                                  Rp.       5.000,00
        Jumlah                                                                       Rp. 3.690.000,00
 B. Bahan Baku
        a. Daging 1,5 kg                                                          Rp.     100.000,00
        b. Buah (jeruk, apel, rambutan, kelengkeng, dst)       Rp.     150.000,00
        c. Minyak Tanah (sesuai kebutuhan)               Rp.      50.000,00
        d. Minyak Goreng 30 Liter x Rp 2.500,-                    Rp.      75.000,00
        e. Tahu 10 buah x Rp. 2.000,-                         Rp.      20.000,00
        f.  Sayuran (sesuai kebutuhan)                                    Rp.      15.000,00
        g. Tepung Terigu (sesuai kebutuhan)              Rp.     100.000,00
        h. Plastik                                                                     Rp.       10.000,00
        i.  Aneka Bumbu (sesuai kebutuhan)              Rp         75.000,00
        Jumlah                                                                       Rp.      595.000,00
C. Biaya Tenaga Kerja                           
a. Gaji Untuk 2 Karyawan @Rp. 350.000,00        Rp.      700.000,00
b. Biaya Transport                                                  Rp.      500.000,00
c. Biaya Spanduk, pamflet dan stiker                    Rp.      500.000,00
        Jumlah                                                                       Rp.      1.700.000,00
Total Biaya                                                            Rp.     5.985.000,00

K.    LAMPIRAN
  1. BIODATA KETUA dan ANGGOTA KELOMPOK
1.      Ketua Pelaksana
a.       Nama Lengkap                      : Mochammad Khozinudin
b.      Tempat Tanggal Lahir            :  Pasuruan, 26 Mei 1997
c.       NIM                                       :  14650033
d.      Fakultas/Program Studi         :  Teknik Informatika S-1
e.       Perguruan Tinggi                   :  UIN Malang
f.       Angkatan                               :  2014
g.       Waktu untuk kegiatan PKM  :  7 jam / minggu